Senin, 29 Agustus 2016

Frame Kita

Dalam frame itu tertempel mimpi hanya ada kau dan aku.. Terjalin CINTA berstempel asas asas ilahi.. Bukan ikatan yg merusak harkat dan martabat... Bukan pula janji janji tanpa batasan yg pasti... ---- Belahlah puisi dan syair syairku, maka kau akan mengerti bagaimana jalannya CINTAku dan CINTAku berjalan.. ---- Bagai Adam dan Hawa yg terpisah waktu dan jarak.. Berkidung belas kasih dan harap.. Memohon ampun semoga tuhan berkehendak.. Aaaaaah... :v tak mungkinlah kita semulia itu.. Paling tidak! Kau dan Aku bisa meniti di jalan HATI mengharap Ridho ilahi Robbi, Sembari saling mengingatkan kepada TUHAN maha pengasih...

Selasa, 23 Agustus 2016

Sebuah Harapan

Sebuah Harapan


sebuahharapan.jpg   
Seperti debu tajam menerpa mata..
   Cahaya redup makin dalam dicekam fatamorgana..
   Pada gelapnya bulan menyisih di sepertiga malam..
Rindu Rindu Rindu!!!...
   Teriakan itu terpaku bersama mimpi yang masih semu..
   Seperti angin muson khatulistiwa terasa sejuk tetapi gersang ia bawa...
Cinta Cinta Cinta!!!!...

   Esensinya yang ceria ia tak sedikit telihat berdusta..
   Membawa imajinasi dalam pekatnya mimpi..
   Menapaki jalan jalan sunyi walau tak terlihat nyata ia tetap memberi arti..
    Pada harapan yang semu!
    Pada kata kata yang ambigu!
Dan bila nanti kau milikku biar kubawakan engkau bejana penuh madu dan kukatakan:
'Aku mencintai sesuatu yang ada dalam hatimu'.
#Tuchahiye

Mimpi Kita

datam7.png


Tak bisa kusebut RINDU karena perpisahan menjadi momok menakutkan dari sebuah pertemuan..


Ketika pagi memanggil mata terbuka dan senyummu menyapa..


Tak mungkinlah jika kunamai bencana karena ia lebih menggoda dari sekedar fatamorgana..


Ketika malam larut dan gelap kujadikan selimut...
Dan itu tetap menjadi DOA semoga amiin datang bersama ijabah....
Dan orang orang bertepuk tangan dengan berteriak SAH...

-Tuchahiye-

Minggu, 21 Agustus 2016

MyWapBlog Eighth Anniversary Contest 2016 : Sebuah Kepercayaan

Sebuah Kepercayaan


Kepercayaan itu seperti kertas ketika diremas ia tak dapat kembali seperti semula...
Ujar sang pepatah!

Jaman semakin canggih dimana kita bersosial tanpa harus bertatap muka, percakapan begitu instan bahkan untuk sekedar berbelanja saja sudah tersedia toko toko online yang mudah kita pesan.

Tapi tetap saja ini dunia bukan surga yang segala sesuatu dapat kita pinta!

Celetuk seseorang mengeluh.

Uang masih tetap di urutan pertama dalam nominasi kemajuan kemajuan zaman dalam kategori super gengsi.

( Merdeka hanya untuk orang orang yang berduit, kita yang hanya rakyat biasa tetap menderita..)


ujar seorang teman dalam status jejaring sosial.

Assalamualaikum?.. Ini temennya kang fendi?

Sapa Seseorang mengirim pesan padaku pada sebuah akun medsos. (media sosial.red)
Wa alaikumsalam! Iya bener, ini siapa yah??
Jawabku dengan penuh tanya.
Deket tah rumahnya sama kang fendi?
Kalo deket sih engga, tapi sering bareng! Emangnya kenapa?
Ga papah nanya aja.

Selang beberapa hari sebuah pesan sms masuk.
Ini bener nomernya kang dartam?
Isi pesan itu.
Iya ini siapa? --------

Sebuah kejujuran mungkin akan lebih baik mengawali perkenalan, karena ia akan menjadi tolak ukur cap kepribadianmu di masyarakat.
Mungkin tak semua orang suka dan tidak pula semua orang benci, selama niat kita menjadi pribadi yg baik ia akan menjadi sesuatu yg indah dikemudian hari.

--------

Selang beberapa hari lagi setelah chatting tersebut, nomor yg sama menelfon.
Hallo, assalamualaikum?..
Wa alaikumsalam, ini siapa??
Saya yg kemarin inbok ke akang...
Oooh ada apa yah...???

Entah kenapa ia tiba tiba curhat begitu saja bahkan tanpa ia tau aku orang seperti apa,
Laaah orang ketemu juga tidak pernah, kita berkenalanpun hanya lewat media sosial saja...
Aaaahh masa bodoh pikirku! Bahkan hampir tiap hari ia menelfonku hanya untuk sekedar menceritakan tentang dirinya dan apapun yang ia alami..
Jangan berfikir dia sedang pdkt (pendekatan) dengan saya loh...
Coba baca Kembali dalam paragraf pertama, kang fendi!!!
Yah kang fendi.
Mungkin dia pikir lewat aku bisa menyampaikan lebih jelas tentang CINTA yang selama bertahun tahun tak kunjung didapatkan dari kang fendi.
Dan dengan perbincangan itu pula kami menjadi lebih akrab.

(Cinta hanya sebentuk rasa dimana hati bisa bimbang, resah, gelisah atau bahagia, sebuah mimpi yang tak pernah habis diperbincangkan sang pemuja hati).


Tam potongin rambut!
Tiba tiba temanku sudah ada didepan pintu. Ayooo..
Hehehe :lol: :lol: saya memang sering motong rambut, kurang lebih sudah 200 kepala sudah saya pangkas.
Dan saya tidak pernah memasang tarif setiap mangkas rambut,dikasih saya terima tidak juga tak apa apa.
hmmmm.. Saat itu saya berfikir enak pake mesin kali yah jika mangkas rambut, hmmm tapi duit dari mana?? Kerja saja masih serabutan.

Seperti biasa wanita itu menelfon;
Kang ai kakang kerja apa??
Lagi nganggur aja jeng,.
Laah emang ngga ngelamar kerja?!
Kerja apa Ijasah SD?!
Aiiih akang cuma lulusan SD??
Hehehehe kalo ada yang minjemin duit sih mau coba jualan, yaah jualan apa ke apa.

Butuhnya berapa kang?? ....

(Waduuh)!!


Setelah beberapa hari!!
Tam potongin rambut, besok ada razia di sekolah!?
Wuiiih udah punya mesin cukur nih sekarang....

Sayapun tersenyum saja. ......

img-20160501-161445.jpg
Usut punya usut saya sudah beli mesin cukur dari uang yang diberikan wanita itu kepada saya karena waktu itu saya pinjam dia malah tidak mau, malah dia bilang Sudahlah tidak usah pinjam saya kasih aja saya percaya akang orang baik baik, kirim kesini rekeningnya kang.
Sayapun kirim nomor rekeningnya.
Dan Esoknya Setelah saya cek di rekening bank, eeeh iya uangnya ada! Laaah saya bingung, mau diapain uang ini??
Uang cuma cuma tanpa bekerja, yasudah saya belikan untuk sesuatu yang bermanfaat saja.
Dan saya niatkan jika setiap kepala mengandung berkah kudoakan semoga berkah untuknya juga!,.

(Saya memberi akang bukan berarti mengaharapkan balasan dari akang, itu semua karena saya percaya perbuatan baik akan mendapatkan balasan yang baik pula, Tuturnya.)


Saya memang bukan orang baik tapi saya selalu berusaha untuk lebih baik dalam hal berbuat baik, yaah walaupun itu masih dianggap belum baik.

Sebagaimana mywapblog.com yang terus memperbaiki pelayanannya agar lebih dipercaya bahwa ia bukan sekedar pemberi informasi atau sarana media untuk saling berbagi, Bahkan lebih dari itu semua.
Dan semoga mywapblog.com di ulang tahunnya yang ke 8 ini lebih dipercaya lagi lagi dan lagi!.

datam01.jpg
Penulis :Daertham
Foto:Ciremai 3.078 mdpl 17 agustus 2016

Info kontes Visit :
Official event mywapblog...

Jumat, 29 Juli 2016

Pikirkanlah Matang Matang



Naluri yg berbisik kau imaji dalam pekatnya mimpi...
Tentang puzzle yg terkubur bersama intuisi..
Ia hanya angan yg rumit untuk di jelaskan..
------

Rembulan retak merintih di sepertiga malam..
Gemuruh berlalu, derai tangis awan pancarkan Bias cahaya fatamorgana terlihat indah lalu hilang sekejap mata..
Aku adalah kelam hidupku suram!!!..
-------
Entahlah!!!...
---

Tidak untuk saat ini, mimpiku telah banyak tercuri..
Wahai Mahabbah datangkanlah kesendirian agar aku tau bidadari apa yg akan singgah dalam mezbah cintaMU?!
------


Merpati putih kepakan sayapmu biaskan pelangi
Aku hanya takut jika kau datang hanya untuk pergi

Pikirkan!! (Gumamku).
Sebelum kau benar benar jatuh diantara kubangan CINTA laki laki sepertiku!

Bukan tentang yg tampan atau rupawan..
Bukan tentang si kaya atau miskin..
Bukan tentang harkat dan martabat..
Ini tentang bahagiamu!
-----

Kamis, 28 Juli 2016

Kangenan Apa Itu

Assalamualaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh?!

daertham-2.png

Hallo aganwan aganwati apa kabar semua??
Gimana ada yang kangen kaga ama ane?

Hahahahaha :lol:
Lama kaga ngepost,. Binggung mau share apa?!
Tentang CINTA banyak tentang ILMU apalagi..
Waah bagaimana jika tentang pengalaman saya saja..
Tentunya next post yaah..

Kaga enak kalau langsungan! Anggep saja ini awal untuk perjumpaan kita kedepan...
daertham-1.png

Kamis, 17 Desember 2015

Jalan menuju SURGA

Assalamualaikum....

Waah kangen ngepost nih... Tapi kali ini cuma mau berbagi saja...


Pada forum seminar nasional tentang gender, di suatu ketika mendiang Gus Dur membuka pembahasannya mengenai gender dengan sebuah andaian.



Seandainya Einstein menikah dengan Marilyn Monroe, maka akan lahir anak wanita yang sempurna, ideal dan cantik-seksinya kayak Marilyn Monroe, namun otaknya jenius kayak Einstein.
Hadirin diam saja.



"Celakanya kalau terbalik," ujar Gus Dur kemudian.

Para hadirin terpingkal tak kunjung henti.

Mereka membayangkan sosok perempuan yang wajahnya gak karu-karuan kayak Einstein, tapi otaknya tolol kayak Marilyn Monroe.

Bagi Hamlet dalam drama-drama Shakespeare, wanita cantik memang selalu tolol Dan tak punya pendirian.
Walaupun tentu saja, Gus Dur dan Shakespeare tidak selalu sahih perihal ini.
Soalnya masih banyak wanita cerdas bahkan jenius yang wajahnya tidak susah-susah amat.
Walaupun sangat kebanyakan, wajah dan tubuhnya memang agak gak karu-karuan!

Di sini jelas, bahwa kecenderungan pada pemujaan tubuh itu bagaikan nafas dalam instalasi perjalanan sejarah.
Tubuh menjadi sangat politis,
Seseorang berpendapat menarik, bahwa semakin seseorang menutup rapat tubuhnya dengan kain cadar atau gamis, menunjukkan sebenarnya, semakin 'garang' seksualitasnya.
Sehingga 'kegarangan' itu harus ditutupi dengan busana yang rapat.

Tetapi kebalikan dari hal itu tak berarti lemah syahwat.
Tergantung pada galibnya, masing-masing kenyataan sosial, perangkat atau mesin di sekitar seksualitas itu Dan itu misterius.
Seksualitas seringkali dieksploitasi, dan perempuan menjadi obyeknya.
Kegarangan perilaku seksual, seringkali tidak hanya dibungkus rapat-rapat dengan busana.
Tetapi agama dan status, simbol-simbol budaya dan pengetahuan, bahkan Tuhan pun dijadikan pembungkus kegarangan seksual sebagai alat legitimasi.
Bagi Foucault, si strukturalis, seks tidak belaka sensasi dan kelezatan tiada tara.
Bukan perkara hukum belaka.
Namun kehendak untuk merayakannya telah memberi peluang pada kekuasaan dan pengetahuan melakukan intimidasi secara dominatif.
Para moralis dan agamawan menghujat mengutuk.



Eksploitasi tubuh molek, pun seksualitas tanpa legitimasi sosial dan hukum, dihajar habis-habisan.
"Siapa yang merasa tidak punya dosa, silahkan menghujatnya,"

Ujar Yesus saat membela perempuan pelacur.





Dan para agamawan serta moralis diam 'klakep'.



Di pintu surga kelak, ternyata sebagian pelacur masuk surga.

Para agamawan dan moralis yang sok suci protes.

Tuhan menjawab, "Mereka tidak melawan-Ku.
Tapi mereka melawan nasib dan kenyataan. Dan mereka dikalahkan.
Sekarang Aku memenangkan mereka dengan surga Firdaus!
Sedang kalian sebagai agamawan dan moralis, hanya mengutuk dan menghakimi mereka".




Prostitusi artis ramai di media-media negeri ini.


Apakah mereka melawan nasib atau tengah merayakan binalitas yang liar dan megah-mewah?


Seksualitas pun dikontrol dan diintimidasi, didominasi, disoal oleh kekuasaan dan pengetahuan.
Benar dan salah dilabelkan tanpa ampun.
Tubuh-tubuh molek dari artis dihujat, dihakimi beramai-ramai karena merayakan apa yang disebut amoralitas dari penyimpangan kegiatan seks.

Padahal di lain tempat, berapa ratus, ribu, bahkan mungkin juta, tubuh yang melawan nasib, berperang melawan kenyataan memedih di tepian-tepian kota, di gang becek, dan tempat-tempat mesum, di dalam kesempitan hidup, gundik orang kaya atau pejabat tinggi yang tak berdaya.
Oh alangkah agungnya hidup.
Namun alangkah butanya para penghujat atas nama moral dan agama.
Seseorang bertanya, siapa sesungguhnya yang keji?


Di saat jarak antara hati dan kenyataan telah sirna?

Pada sekali waktu, seorang ustadz tersesat di jalan mencari sebuah masjid.



Ia bertanya pada para pemuda yang kebetulan lagi mabuk-mabukan di tepi prapatan.


"Maaf, jalan ke masjid Baitul Jannah ke arah mana ya?,"


tanya pak ustadz sambil geleng-geleng kepala melihat pemuda-pemuda yang merasa tak berdosa menenggak arak itu.

"Minuman amoral,"


batin si ustadz.!



"Oh ke arah sana, pak ustadz. Emang pak ustadz jadi penceramah ya?
Ceramah soal apaan sih, pak ustadz?,"


ujar salah seorang pemuda yang teler itu.


"Eh iya. Saya jadi penceramah.
Ceramah agama dengan judul 'Jalan ke Surga'.
Yuk kalian ikut juga, biar tahu jalan ke surga,"


bujuk si ustadz...

"Jalan ke masjid saja ente nanya ke saya.
Apalagi jalan ke surga.
Apa gak sama-sama tersesat nanti, mister ustadz?"


Para pemuda yang teler itu tertawa kepingkel-pingkel, terus-menerus tertawa tak kunjung berhenti.

daertham-ngakak.jpg





Moral dan agama:
(jadi) omong kosong. Muncar, 2015 Yai Fiq




Kunjungi juga:



Imam mazhabpun bertasawuf



Bissmillahirrohmaanirrahim



BIJAK atau HIKMAH





ISENG-ISENG
ISENG-ISENG